PUSAT STUDI SISTEM PANGAN BERKELANJUTAN (SISPANGTAN)

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS PADJADJARAN

Latar Belakang

Transformasi sistem pangan menjadi keharusan di tengah tantangan perubahan iklim, urbanisasi, degradasi lahan, serta krisis pangan global. Berangkat dari kepedulian dan kebutuhan akan pendekatan sistemik dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, SISPANGTAN didirikan sebagai wadah kolaboratif untuk mengintegrasikan sains, kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat.

Sebagai bagian dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, SISPANGTAN berperan aktif dalam pengembangan pengetahuan dan inovasi yang mampu menjawab tantangan nyata di lapangan.

Vision

Menjadi pusat studi unggulan dalam riset, inovasi, dan advokasi sistem pangan berkelanjutan yang inklusif, berbasis ilmu pengetahuan, dan berdampak nyata bagi  ketahanan pangan nasional dan global.

Mission

  • Mengembangkan riset interdisipliner terkait sistem pangan berkelanjutan, dari hulu ke hilir.
  • Mendorong kolaborasi antara akademisi, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam penguatan sistem pangan lokal dan nasional.
  • Memberdayakan kelompok rentan—khususnya perempuan dan petani kecil—dalam pengambilan keputusan pangan.
  • Menyediakan rekomendasi kebijakan berbasis bukti untuk mendukung transformasi sistem pangan yang adil, sehat, dan ramah lingkungan.
  • Menyebarluaskan pengetahuan dan teknologi untuk pembangunan pangan yang resilien terhadap perubahan iklim dan krisis global.

Goals

  • Menganalisis dan memahami tantangan utama dalam mencapai keberlanjutan pangan di tingkat lokal, nasional, dan global.
  • Mengembangkan dan menguji strategi-strategi inovatif untuk meningkatkan keberlanjutan sistem pangan, termasuk aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
  • Menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan mendukung penerapan kebijakan yang mendukung keberlanjutan pangan di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
  • Memfasilitasi kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat perubahan positif dalam sistem pangan global.
  • Menyediakan fasilitas riset bagi riset akhir mahasiswa.

Fokus Kajian

Sistem pangan lokal dan global :
  • Pemasaran dan perilaku konsumen
  • Rantai pasok dan logistik pangan
Ketahanan, gizi, dan sertifikasi pangan
Gender dan pemberdayaan dalam sistem pangan
Inovasi teknologi dan model bisnis pangan berkelanjutan :
  • Digitalisasi finansial dan pembiayaan
  • Rantai nilai dan nilai tambah
  • Agroindustri, agrowisata dan ekonomi kreatif
Dampak perubahan iklim terhadap sistem pangan
Kebijakan dan tata kelola pangan

Program dan Kegiatan

  • Riset kolaboratif nasional dan internasional
  • Pengembangan model intervensi pangan lokal
  • Pelatihan dan capacity building untuk petani, UMKM pangan, dan pemangku kebijakan
  • Kajian dan advokasi kebijakan berbasis bukti
Forum diskusi, seminar, dan publikasi ilmiah
  • Forum Diskusi SISPANGTAN (FoKuS):
  • 24 Juli 2025: Membaca Ulang Kebijakan Tarif Trump: Implikasi bagi Pertanian dan Perdagangan Global dan Indonesia.
  • 7 Agustus 2025: Showcase Penelitian Terkini.
  • 21 Agustus 2025: Dosen, Kerjasama, dan Kemitraan: Mengapa, Apa, dan Bagaimana
  • 2 Oktober 2025: Hilirisasi Hasil Penelitian: Hak Kekekayaan Intelektual
  • 6 November 2025: Menyeimbangkan Kesehatan Mental dan Produktivitas
  • 4 Desember 2025: Policy Brief: Apa dan Bagaimana
  • Seminar:
  • Publikasi Ilmiah Terbaru

Kolaborasi dan Jejaring

SISPANGTAN terbuka untuk menjalin kerja sama dengan:

  • Pemerintah pusat dan daerah
  • Lembaga donor dan pembangunan internasional
  • Organisasi masyarakat sipil
  • Universitas dan pusat riset dalam dan luar negeri
  • Dunia usaha dan industri pangan

Saat ini SISPANGTAN menjalin kemitraan dengan berbagai lembaga nasional dan internasional, termasuk universitas luar negeri (Wageningen University, University of Adelaide, dsb), lembaga riset (BRIN), serta instansi pemerintah seperti Bapanas, Bappenas, dan BI. Kolaborasi ini mendorong peningkatan publikasi dan kontribusi riset terhadap kebijakan dan pembangunan pangan berkelanjutan.

"Pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga soal keadilan, keberlanjutan, dan kemanusiaan."