Kegiatan fieldwork bersama antara Pusat Studi Sistem Pangan Berkelanjutan, Fakultas Pertanian dengan The Centre for Global Food and Resources, University of Adelaide, memberikan wawasan baru tentang bagaimana konsumen Indonesia memandang produk pangan asal Australia — kepercayaan, cita rasa, dan cerita asal-usul produk (storytelling) ternyata lebih berpengaruh dibanding sertifikasi formal.

Temuan ini menegaskan pentingnya ketertelusuran (traceability), narasi asal produk (provenance storytelling), serta strategi promosi yang terkoordinasi untuk mendukung perdagangan pangan yang berkelanjutan antara Indonesia dan Australia.

Bangga dapat menjadi bagian dari kolaborasi riset yang menjembatani pengetahuan, kebijakan, dan inovasi pasar menuju sistem pangan yang lebih tangguh dan inklusif.

#SisPangTan #FoodSystems #Agribusiness #AustraliaIndonesia #TradePolicy #SustainableAgriculture #ResearchImpact

Sumber

en_USEnglish