Tidak semua kesempatan datang dengan kepastian, tetapi setiap kesempatan selalu membawa ruang untuk belajar dan berkembang. Keyakinan tersebut mengantarkan Rifa Nurwenda menjadi Finalis Mahasiswa Berprestasi Universitas Padjadjaran 2026.

Rifa merupakan mahasiswa Program Studi Agroteknologi angkatan 2023 Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Faperta Unpad). Baginya, mengikuti seleksi Mahasiswa Berprestasi bukan semata-mata untuk meraih sebuah pencapaian, tetapi menjadi kesempatan untuk mengembangkan diri, memperluas wawasan, serta memperoleh pengalaman baru yang tidak didapatkan di ruang perkuliahan.

Rifa Nurwenda, mahasiswa Agroteknologi Faperta Unpad angkatan 2023, Finalis Jenjang Sarjana Mahasiswa Berprestasi Universitas Padjadjaran 2026

Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan delegasi Mahasiswa Berprestasi dari berbagai fakultas. Perbedaan latar belakang dan bidang yang dimiliki setiap peserta memberikan sudut pandang baru sekaligus memperkaya cara berpikirnya selama mengikuti proses seleksi.

Di balik pencapaiannya sebagai finalis, Rifa menghadapi tantangan yang tidak sederhana. Penyusunan Gagasan Kreatif sesuai kaidah penulisan dalam waktu yang terbatas menjadi tantangan terbesar, terlebih ketika ia juga harus membagi fokus antara perkuliahan, kegiatan himpunan mahasiswa, proses seleksi, serta tanggung jawab pada berbagai kegiatan lainnya.

Situasi tersebut membuat Rifa belajar mengelola waktu dengan lebih disiplin. Ia membiasakan diri menyusun skala prioritas untuk menentukan pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu berdasarkan tingkat kepentingan maupun tenggat waktu sehingga seluruh tanggung jawab tetap berjalan sesuai rencana.

Di tengah berbagai kesibukan tersebut, semangat Rifa tidak selalu berada pada titik yang sama. Ketika rasa lelah muncul, ia memilih kembali mengingat tujuan yang ingin dicapai. Dukungan keluarga dan teman-teman pun menjadi penyemangat baginya untuk terus melanjutkan setiap proses yang telah dimulai.

“Saya selalu kembali mengingat tujuan besar yang ingin saya capai. Dukungan dari lingkungan sekitar juga membuat saya mampu bangkit dan melanjutkan apa yang sudah saya mulai,” ujarnya.

Bagi Rifa, pencapaian sebagai finalis Mahasiswa Berprestasi bukan menjadi akhir dari proses belajarnya. Sebaliknya, pengalaman tersebut membuatnya menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu dipelajari dan diperjuangkan. Kesadaran itulah yang memotivasinya untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya.

Ia juga menyadari bahwa setiap pencapaian tidak terlepas dari peran orang-orang di sekitarnya. Dukungan keluarga yang selalu memberikan kesempatan baginya untuk mengejar impian, serta teman-teman yang terus memberi semangat selama berproses, menjadi bagian penting dalam perjalanan yang telah ia tempuh.

Melalui pengalaman tersebut, Rifa berharap kisahnya dapat memberikan semangat bagi mahasiswa lain yang masih ragu untuk mencoba berbagai kesempatan. Menurutnya, tidak perlu takut untuk mencoba karena setiap kesempatan selalu memberikan pengalaman dan pelajaran yang berharga.

“Just do it. Di umur kita yang masih muda dan penuh semangat, inilah momen yang paling tepat untuk meraih setiap kesempatan. Take those chances!” tutupnya.

*Keterangan:

Sumber berita wawancara sebagai tugas Mata Kuliah Penulisan Humas, Program Studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi

Penulis : Jennifer Theodora ((NPM : 210310250120)

en_USEnglish