Penulis : Arfa Elysia Ahsan
Jakarta – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Holding mengundang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) dalam kegiatan Open House yang diselenggarakan di kawasan operasional perusahaan. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan langsung kepada mahasiswa mengenai bagaimana prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) diterapkan dalam pengelolaan komoditas perkebunan. Melalui agenda ini, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa keberlanjutan tidak hanya menjadi tanggung jawab sosial, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi bisnis modern di sektor pertanian dan perkebunan.
Dalam sesi pemaparan, perwakilan PTPN III menjelaskan berbagai langkah konkret perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. PTPN III mengelola lima komoditas utama, yaitu kelapa sawit, tebu, teh, kakao, dan kopi, dengan memperhatikan efisiensi, keseimbangan ekosistem, serta dampak sosial terhadap masyarakat sekitar. Perusahaan menerapkan kebijakan tanpa pembakaran lahan (zero burning policy), memantau area bernilai konservasi tinggi (NKT), serta membatasi penggunaan pestisida. Selain itu, PTPN III juga tengah mengupayakan sertifikasi RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) dan ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) sebagai bentuk komitmen terhadap praktik perkebunan berkelanjutan.
Tak hanya aspek lingkungan, pihak PTPN III juga menyoroti aspek sosial dan tata kelola perusahaan. Melalui prinsip Good Corporate Governance (GCG), PTPN III menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi. Di sisi sosial, perusahaan menjalankan program kemitraan dengan petani dan masyarakat lokal serta menerapkan prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) dalam pengembangan wilayah baru. Mahasiswa juga mendapat kesempatan berdialog langsung dengan pihak manajemen, membahas peran generasi muda dalam mendukung praktik pertanian berkelanjutan di masa depan.Kegiatan Open House ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Unpad dapat memahami secara langsung sistem kerja, tantangan, dan inovasi yang diterapkan di sektor perkebunan modern. Sinergi antara Unpad dan PTPN III diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat reputasi Unpad sebagai universitas yang unggul, inklusif, dan berdampak, sekaligus mendorong peningkatan kapasitas mahasiswa agar siap bersaing di dunia profesional yang berorientasi pada keberlanjutan.
