Dua mahasiswa Program Magister Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Faperta Unpad), Alifa Ghaida Zahra dan Rumaisa Salma Tsabitah, yang tergabung dalam Tim SATREPS (Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development), mengikuti kegiatan High Resolution Melting (HRM)-PCR training di University of Tsukuba, Jepang, pada 26–29 Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek kolaboratif internasional bertajuk “The Project for Breeding Innovation in Chili Pepper and Tomato to Accelerate Sustainable Vegetable Production in Tropical Regions.”

Pelatihan HRM-PCR menjadi fokus utama dalam kunjungan ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam teknik analisis molekuler tingkat lanjut. Metode HRM-PCR digunakan secara luas dalam deteksi variasi genetik dan mutasi gen, sehingga memiliki peran penting dalam mendukung program pemuliaan tanaman modern, khususnya pada komoditas hortikultura seperti cabai dan tomat.

Selama pelatihan yang berlangsung selama dua hari di Laboratory of the Faculty of Life and Environmental Sciences, University of Tsukuba, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam tahapan analisis molekuler, mulai dari preparasi sampel menggunakan tissue lyser, hingga interpretasi hasil HRM untuk identifikasi variasi genetik. Penguasaan teknik ini menjadi bekal penting dalam mendukung penelitian berbasis genomik dan pemuliaan presisi.

Selain pelatihan teknis, kegiatan juga mencakup observasi fasilitas laboratorium dan rumah kaca di University of Tsukuba, serta kunjungan ke Japan International Research Center for Agricultural Sciences (JIRCAS). Pada kunjungan tersebut, mahasiswa mengikuti presentasi ilmiah dari para peneliti, yang memberikan wawasan terkait perkembangan riset pertanian dan pemuliaan tanaman di tingkat global.

Rangkaian kegiatan turut dilengkapi dengan Seminar SATREPS yang mempertemukan peneliti dari Universitas Padjadjaran, University of Tsukuba, JIRCAS, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Forum ini menjadi wadah diskusi akademik untuk memperkuat sinergi riset dan membuka peluang kolaborasi di masa mendatang.

Partisipasi mahasiswa dalam pelatihan HRM-PCR ini menunjukkan komitmen Faperta Unpad dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa pada bidang bioteknologi dan pemuliaan molekuler berstandar internasional. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas riset mahasiswa serta berkontribusi dalam pengembangan inovasi pemuliaan tanaman hortikultura yang adaptif dan berkelanjutan di wilayah tropis.

id_IDIndonesian