
Sebagai lanjutan dari kegiatan peletakan batu pertama pembangunan PRAISE, seminar akademik bertajuk “Peran Strategis Ubi Jalar dalam Ketahanan Pangan Nasional” digelar di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor. Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy dihadirkan sebagai pembicara utama. Selain itu, hadir pula Prof. Dr.sc.agr. Agung Karuniawan, Ketua PRAISE sekaligus dosen pemuliaan tanaman Fakultas Pertanian Unpad, yang berperan sebagai panelis dan penanggap. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan bahwa pengembangan ubi jalar tidak hanya penting untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia, tetapi juga berkontribusi pada ketahanan pangan global.
Prof. Rachmat menyampaikan bahwa tantangan kelaparan di berbagai wilayah Indonesia perlu segera diatasi melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Menurutnya, ubi jalar memiliki potensi besar sebagai pangan alternatif yang dapat dikembangkan dengan dukungan riset ilmiah. Ia berharap kehadiran PRAISE dapat tumbuh menjadi pusat riset internasional yang memberikan sumbangan nyata bagi kesejahteraan dunia. Dengan begitu, penelitian dan inovasi yang lahir dari Unpad dapat memperkuat kontribusi Indonesia dalam membangun peradaban pangan global. Sementara itu, Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita menekankan bahwa seminar ini bukan sekadar forum akademik, melainkan ruang untuk memperkuat kolaborasi internasional. Ia menjelaskan bahwa ubi jalar mampu mendukung ketahanan pangan melalui sinergi antara ilmu pengetahuan, kebijakan, dan kemitraan strategis. Rektor berharap kegiatan ini menjadi awal dari terobosan baru dalam pengembangan pangan berkelanjutan. Prof. Dr.sc.agr. Agung Karuniawan menambahkan bahwa penelitian ubi jalar di Unpad telah dirintis sejak tahun 2006 dan berhasil menghasilkan berbagai varietas baru dengan keunggulan baik dari sisi produktivitas maupun kualitas nutrisi. Ia juga menegaskan bahwa penelitian ini telah melibatkan banyak mitra, sehingga terbangun jejaring kolaboratif yang kuat. Upaya tersebut semakin memperkokoh posisi ubi jalar sebagai komoditas strategis dalam mendukung diversifikasi pangan nasional dan pembangunan berkelanjutan.



