Mahasiswa Program Doktor Ilmu Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Faperta Unpad), Rudi Rubijaya, berkesempatan menjadi bagian dari delegasi Indonesia dalam ajang internasional bergengsi International Conference on Agrarian Reform and Rural Development (ICARRD+20) yang diselenggarakan di Cartagena, Kolombia, pada Februari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu forum global penting yang mempertemukan pemangku kepentingan lintas negara dalam membahas isu reforma agraria dan pembangunan perdesaan.

ICARRD+20 merupakan kelanjutan dari konferensi pertama yang diselenggarakan pada tahun 2006 di Porto Alegre, Brasil, sehingga pertemuan ini menandai refleksi dan evaluasi selama dua dekade perkembangan reforma agraria di tingkat global. Konferensi ini secara resmi dibuka oleh Presiden Kolombia dan dihadiri oleh delegasi dari 36 negara, yang terdiri atas unsur pemerintah, termasuk beberapa Menteri Pertanian, serta organisasi masyarakat sipil (civil society organizations).

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Prof. Sam Herodian (Staf Khusus Menteri Pertanian) dan melibatkan berbagai institusi, seperti Kementerian ATR/BPN serta organisasi masyarakat sipil, termasuk Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan Serikat Petani Indonesia (SPI). Dalam forum ini, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari keadilan agraria, tantangan lingkungan dan perubahan iklim, hingga arah kebijakan pembangunan perdesaan yang berkelanjutan, yang akan dirumuskan dalam Deklarasi ICARRD+20.

Sebagai bagian dari delegasi, Rudi Rubijaya tidak hanya mengikuti sesi pleno, tetapi juga berpartisipasi dalam sesi paralel sebagai pembicara. Topik yang dibawakan memiliki keterkaitan erat dengan disertasi yang sedang dijalankan, yaitu mengenai reforma agraria, sehingga memberikan ruang integrasi antara kajian akademik dan praktik kebijakan di tingkat global.

Partisipasi ini menjadi bentuk nyata internasionalisasi mahasiswa Faperta Unpad, sekaligus menunjukkan kontribusi akademisi muda dalam forum kebijakan internasional. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya perspektif ilmiah serta memperkuat kapasitas dalam pengembangan kebijakan reforma agraria yang berkeadilan dan berkelanjutan di Indonesia.

id_IDIndonesian