Jatinangor, 22 Juni 2026 – Departemen Public Relations DKM Al-Amanah Faperta Unpad sukses menyelenggarakan kembali kegiatan sosial-keagamaan tahunannya, Sehari Bersama Anak Sholeh (SBAS) 2025 pada 16 November 2025. Bertempat di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor. Acara ini dihadiri oleh 299 anak sholeh dari 19 TPA/TKA di Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung. SBAS 2025 hadir sebagai langkah nyata panitia untuk membentengi karakter anak di tengah maraknya kasus perundungan dan kecanduan handphone.
Mengusung tema “Cinta Al-Quran, Peduli Palestina, dan Sayang Lingkungan”, acara ini berfokus menumbuhkan kembali nilai keislaman, rasa cinta kepada alam, dan empati sosial global sejak usia dini.
Edukasi Isu Palestina Lewat Storytelling dan Karnaval Kreatif

Sumber: Dokumentasi Pribadi.
Edukasi mengenai Palestina dalam SBAS 2025 dikemas secara ramah anak tanpa agenda penggalangan dana. Sesi keagamaan dikemas melalui metode storytelling interaktif bersama komunitas Kampung Dongeng asal Cimahi.
Selain itu, atmosfer kepalestinaan dibangun kuat melalui dekorasi area acara dan kewajiban penggunaan atribut Palestina pada lomba Karnaval kelompok. Nilai kemanusiaan ini lalu dituangkan kembali oleh peserta melalui lomba Mewarnai dan lomba Kaligrafi.
Farming Time Kangkung Jadi Aksi Nyata Sayang Lingkungan
Sebagai identitas Fakultas Pertanian, sesi Farming Time menjadi sarana anak-anak untuk praktik menanam sayur kangkung. Kangkung dipilih karena ramah anak, mudah dirawat, dan cepat tumbuh. Menariknya, pot tanaman tersebut dibawa pulang oleh masing-masing peserta agar mereka dapat belajar tanggung jawab lanjutan di rumah.
Selain Farming Time, inovasi SBAS tahun 2025 terlihat dari pembaruan kompetisi. Lomba Ranking 1 diubah menjadi Lomba Cerdas Cermat (LCC), sedangkan lomba individu menggunakan nama “Mu’adzin Cilik” dan “Da’i Cilik” untuk meningkatkan motivasi anak.
Sinergi Stakeholder dan Pesan Penting untuk Orang Tua
Acara ini sukses berkat dukungan tempat dari Dekanat Faperta Unpad, dana hadiah perlombaan dari Rektorat Unpad, serta dukungan kemitraan dari Al-Ma’soem, Sosro, Recovra, Mamih Hilda, Digicamp Al Khawarizmi, dan Fliptech Lentera Ins.
Meskipun sempat menghadapi kendala dana dan repotnya mengatur ratusan anak yang lincah di lapangan, panitia berhasil mengatasinya dengan pendekatan bermain yang sabar.
“Kami berharap orang tua bisa terus menjaga nilai kebaikan ini di rumah. Sebagai mahasiswa, sudah tugas kita untuk turun langsung membuat ruang positif yang aman bagi anak-anak karena estafet kepedulian alam dan sosial ada di tangan mereka,” tutup Kang Sigit, VPO 1 SBAS 2025.
Tentang DKM AL-Amanah Faperta Unpad
DKM AL-Amanah Faperta Unpad adalah Lembaga Dakwah Kampus resmi di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Melalui Departemen Public Relations, DKM Al-Amanah berkomitmen menyebarkan syiar Islam secara kreatif, inklusif, dan berdampak nyata bagi generasi muda di Sumedang dan Bandung.
Kegiatan SBAS ini secara nyata berkontribusi pada pencapaian target SDGs global, khususnya pada SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembentukan karakter anak sholeh yang inklusif, edukasi Al-Quran, serta asahan bakat lewat berbagai perlombaan islami, SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui aksi Farming Time menanam kangkung untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak usia dini, dan SDGs 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penanaman empati sosial global sejak dini lewat pilar tema Peduli Palestina.
*Keterangan:
Sumber berita wawancara sebagai tugas Mata Kuliah Penulisan Humas, Program Studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi
Penulis : Luthfia Siti Fahrani