Jatinangor, 15 April 2026 — Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran sukses menyelenggarakan webinar internasional dalam kerangka program Collaborative Online International Learning (COIL) pada 15 April 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrida di Bale Rucita, Kampus Jatinangor, ini merupakan sesi pertama dari rangkaian empat kuliah berseri. Pada kesempatan tersebut, menghadirkan narasumber utama Prof. Amrik Sohal dari Department of Management, Monash Business School, Monash University, Australia. Materi yang disampaikan mengangkat tema “Rantai Pasok Pertanian Berkelanjutan: Menghubungkan Produsen dengan Konsumen di Negara Berkembang.”
Webinar secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Ahmad Choibar Tridakusumah, yang menekankan pentingnya kolaborasi akademik global dalam menjawab berbagai tantangan pertanian kontemporer. Kegiatan ini dimoderatori oleh Prof. Yosini Deliana dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian. Materi kuliah memberikan tinjauan komprehensif mengenai evolusi rantai pasok pertanian tradisional di negara berkembang. Penekanan khusus diberikan pada penguatan kelembagaan, pemberdayaan petani, serta integrasi inovasi teknologi.
Para peserta memperoleh wawasan berharga mengenai optimalisasi sistem rantai pasok guna meningkatkan efisiensi, inklusivitas, dan keberlanjutan. Materi yang disampaikan juga menyoroti keterkaitan antara sektor pertanian, logistik, pemasaran, serta studi pembangunan. Melalui diskusi interaktif, peserta turut mengeksplorasi berbagai strategi praktis untuk menghubungkan produsen dengan konsumen secara lebih efektif. Perspektif ini dinilai sangat relevan dalam memperkuat sistem pangan dan pertanian (agri-food) di negara berkembang.
Program COIL bertujuan menghubungkan mahasiswa dan dosen lintas negara melalui pembelajaran daring kolaboratif, sekaligus mendorong pengayaan akademik dan kompetensi lintas budaya. Inisiatif ini mendukung pengembangan lulusan yang berwawasan global dan siap menghadapi tantangan dunia nyata yang kompleks. Program ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program EQUITY 2025. Tercatat sebanyak 108 peserta hadir secara luring dan 191 peserta secara daring, yang terdiri dari mahasiswa program sarjana, magister, hingga doktor, termasuk perwakilan dari Kazakh National University yang dinamai menurut Al-Farabi serta institusi mitra lainnya.
Tim penyelenggara terdiri atas Prof. Yosini Deliana, Prof. Emma Rochima, Arjon Turnip, Ph.D., dan Dr. Agriani Hermita Sadeli, dengan dukungan hibah Unpad Match Making Research Interest (MMRI) 2025. Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 17 (Partnerships for the Goals), melalui upaya mendorong lingkungan pembelajaran yang inklusif, kolaboratif, dan terhubung secara internasional. Selain itu, inisiatif ini turut memperkuat keterlibatan global dan reputasi akademik Fakultas Pertanian. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen fakultas dalam memajukan pertanian berkelanjutan melalui kolaborasi internasional dan pertukaran pengetahuan.





