Universitas Padjadjaran melalui Fakultas Pertanian bekerja sama dengan Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI), Asosiasi Perlebahan Indonesia (API), dan Perhimpunan Apiterapi Indonesia (PAI) mengadakan pelatihan terapi sengat tawon (wasp, genus Polistes) dalam rangka memeriahkan World Bee Day 2025. Sambutan mewakili Unpad oleh Prof Dr. Danar Dono, Mewakili Ketua API (Dr. Ir. Hariyadi Budi Susanto, M.M) yaitu Sekjen API oleh Didik Budi Purwanto, dan mewakili PAI oleh Prof. Dr. Muh. Sahlan. Pelatihan sengat towon ini merupakan yang pertama kali secara resmi dilakukan di Indonesia. Berbeda halnya dengan senggat lebah (Bee, genus Apis) yang sudah lebih umum. Pelatihan ini dipandu oleh Bapak Sutarman, pakar yang berpengalaman lebih dari 20 tahun di bidang terapi sengat tawon di Gedung Student Center Fakultas Pertanian (18/05)

Dalam pelatihan tersebut disampaikan oleh Bapak Sutarman atau kerap disapa Mas Plengeh bahwa, “Lebah dan Tawon tidak hanya memberikan manfaat berupa madu untuk kita semua, namun juga sengatnya dapat mengobati berbagai penyakit, maka dari kegiatan ini kami diberikan ruang dan waktu untuk memberikan pelatihan terapi polistes, dan langsung bisa praktik”, ujarnya.

Peserta pelatihan mendapatkan kesempatan untuk langsung mempraktikkan terapi sengat lebah. Para peserta yang telah mengikuti pelatihan ini juga akan mendapatkan akses ke komunitas terapi lebah se-Indonesia dan grup bimbingan lanjutan. Hal ini diharapkan dapat membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam terapi sengat lebah.

Peringatan World Bee Day 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lebah, tawon, dan penyerbuk lain dalam menjaga ketahanan pangan, kesehatan, dan keberlanjutan ekosistem. UNPAD dan PEI berharap kegiatan ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam mendukung tujuan tersebut. Selain itu terbuka peluang kerja sama bidang pembinaan SDM praktisi pengobatan herbal tradisional dan landasan ilmiah praktik sengat lebah-tawon untuk kesehatan dengan Universitas Padjadjaran (terutama Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan). Berbagai aspek peran lebah dan tawon dalam bidang pertanian dan peternakan juga perlu dikaji lebih mendalam. 

id_IDIndonesian