Mahasiswa Unpad kreasikan Pot Tray Biodegradable Kaya Nutrisi untuk Bibit Sehat Solusi Tanaman Bebas Stres

Limbah jerami padi dan eceng gondok sering dianggap masalah lingkungan. Jerami padi yang mencapai 68% dari hasil panen biasanya dibakar setelah panen, sementara eceng gondok tumbuh liar dan mengganggu ekosistem perairan. Padahal, keduanya bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk mendukung kebutuhan media tanam ramah lingkungan, khususnya bagi praktik urban farming.

Dalam praktik urban farming, pemindahan bibit dari media semai ke lahan tanam permanen sering kali menimbulkan masalah. Pot tray konvensional berisiko merusak akar, sehingga tanaman mengalami stres. Kondisi ini membuat akar sulit menyerap air dan nutrisi, yang akhirnya memperlambat proses adaptasi serta pertumbuhan tanaman di tempat barunya.

Sekelompok mahasiswa Universitas Padjadjaran melihat peluang ini dan melahirkan inovasi bernama TumbuhKeun! produk pot tray yang tidak hanya kokoh, tapi juga memberi tambahan nutrisi bagi bibit dari kompos eceng gondok dan biochar jerami padi. Produk ini dikembangkan oleh Herlendia (Agroteknologi), Muhammad Iqbal Syam Bella (Agroteknologi), Muhamad Agra Bifadillah (Agroteknologi), Tazqiya Aqoda Syakiroh (Teknologi Industri Pertanian), dan Annisa Nurmailida (Bisnis Internasional) dengan dosen pendamping Vira Kusuma Dewi, SP., M.Sc., Ph.D.

Inovasi produk ini merupakan implementasi dari Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang berhasil mendapatkan pendanaan dari Kemendikbudristek RI.

Komposisi utama yang terkandung dalam TumbuhKeun! berupa biomassa yang aman bagi lingkungan. Produk ini terbuat dari limbah jerami padi kering yang dicacah halus, biochar jerami padi, kompos eceng gondok, larutan kitosan, tapioka, dan cocopeat.

Jerami padi memberikan kekuatan struktur, biochar membantu memperbaiki kondisi tanah, sementara kompos eceng gondok menyumbang unsur hara penting bagi pertumbuhan bibit. Kitosan dan tapioka berperan sebagai perekat yang menjaga kekompakan material, sedangkan cocopeat meningkatkan aerasi sekaligus mempertahankan kelembaban tanah.

Selain terbuat dari bahan organik, keunggulan lain dari TumbuhKeun! yaitu efisiensi tenaga dan waktu dalam transplantasi bibit, meminimalisasi risiko kerusakan akar melalui penggunaan desain perforasi, serta meningkatkan sifat fisik dan sifat kimia tanah.

Tim TumbuhKeun juga melakukan pengecekkan laboratorium yang menunjukkanbahwa TumbuhKeun!mengandung C-organik 31,41%, N 0,79%, P₂O₅ 0,45%, dan K₂O 1,93%, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai wadah tetapi juga memberikan nutrisi bagi tanaman sejak awal pertumbuhan. Selain unsur hara, dilakukan juga pengecekan logam berat mencatat Cd 0,38 ppm dan Cr 7,21 ppm, masih dalam batas aman sesuai SNI 7763:2024 poin 6.7.2, sehingga produk ini aman digunakan tanpa membahayakan lingkungan maupun hasil pertanian.

Produk TumbuhKeun! berbentuk pot tray dengan 105 lubang tanam berukuran kedalaman 3,5 cm, tinggi 4 cm, dan lebar atas 3,5 cm. Media ini dirancang untuk mendukung pertumbuhan berbagai jenis benih sayuran daun, seperti bayam, sawi, selada, kangkung, caisim, pakcoy, kale, pagoda, dan seledri, serta sayuran buah seperti tomat, cabai, terong, mentimun, pare, dan paprika.

Dikemas dalam box dan dilengkapi dengan informasi terkait penggunaan produk yang tersedia dalam barcode. Konsep dari produk ini adalah “Zero Waste” yang mengacu pada penggunaan bahan ramah lingkungan dan tidak menghasilkan sampah sehingga mampu mendukung sustainable agriculture secara efektif sebagai solusi polyorganic.

id_IDIndonesian