
Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “The Living Soil: Unveiling the Earth’s Horizon” yang disampaikan oleh Adjunct Professor Stefaan Dondeyne, seorang peneliti postdoktoral di Department of Geography, Ghent University, dan dosen tamu di University of Leuven (KU Leuven), Belgia. Kuliah umum ini berlangsung di Bale Sawala, Gedung Rektorat Universitas Padjadjaran, pada Jumat (16/5).
Prof. Dondeyne dikenal luas sebagai pakar di bidang ilmu tanah, ekologi tumbuhan, manajemen air, dan pengelolaan sumber daya alam. Kehadirannya di Unpad menjadi bagian dari kolaborasi internasional dalam penguatan kapasitas akademik serta pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip dasar ilmu tanah.
Dalam kuliah yang diikuti oleh mahasiswa semester dua Fakultas Pertanian ini, Prof. Dondeyne menjelaskan secara mendalam mengenai asal-usul dan proses pembentukan tanah. Ia menekankan bahwa tanah bukan hanya entitas abiotik, tetapi merupakan living material yang memiliki dinamika kehidupan di dalamnya.
“Tanah adalah fondasi dari ekosistem darat. Ia terbentuk melalui proses panjang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan dan aktivitas biotik. Memahami tanah sebagai sistem yang hidup sangat penting untuk mewujudkan pengelolaan sumber daya lahan yang berkelanjutan,” ujar Prof. Dondeyne.
Lebih lanjut, ia juga mengajak mahasiswa untuk memahami horizon tanah dan keragaman tanah dalam suatu lanskap dalam pengelolaan sumber daya lahan. Pengetahuan ini, menurutnya, akan menjadi dasar yang kokoh bagi para pengelola sumber daya alam di masa depan.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para mahasiswa dan dosen, yang melihatnya sebagai kesempatan berharga untuk mendapatkan perspektif global dalam bidang ilmu tanah. Kuliah umum ini juga menjadi bagian dari komitmen Universitas Padjadjaran dalam mewujudkan kampus bertaraf internasional melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan kolaborasi riset global.
