Penulis: Nuraini Fitri Aribah
Jatinangor, 30 Juni 2026 — Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan PT Advansia Indotani menyelenggarakan Pembekalan Magang PT Advansia Indotani di Gedung Dekanat Fakultas Pertanian Unpad pada 29–30 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 20 mahasiswa angkatan 2022 dan 2023 dari Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis sebagai persiapan sebelum menjalani program magang di berbagai wilayah Jawa Barat.
Pembekalan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, serta gambaran mengenai dunia kerja kepada para peserta sebelum terjun langsung ke lapangan. Dalam kegiatan tersebut, PT Advansia Indotani menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Suhendi dari jajaran manajemen, Eldy Sofyan selaku HR Manager, Dwi Dinar Murjani selaku Senior Product Manager (Sr. PM) Padi Palawija, serta beberapa pemateri lainnya. Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang mencakup pengenalan perusahaan, pembekalan dunia kerja, serta materi teknis mengenai Dasar-dasar Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan Dasar-dasar Pestisida, sebagai bekal utama dalam mendukung kegiatan magang di lapangan.
Program magang dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 6 Juli hingga awal Oktober 2026. Seluruh peserta akan ditempatkan di beberapa wilayah di Jawa Barat, yaitu Garut, Cirebon, Indramayu, Subang, dan Karawang. Penempatan yang tersebar tersebut disesuaikan dengan lokasi lahan percobaan milik PT Advansia Indotani maupun lahan mitra petani, sekaligus mempertimbangkan perbedaan komoditas yang dibudidayakan di masing-masing daerah.
Salah satu peserta magang, Alfredo, mahasiswa Agroteknologi angkatan 2022, menjelaskan bahwa fokus kegiatan magang adalah mendukung aktivitas sebagai Field Agronomist. Menurutnya, setiap lokasi memiliki karakteristik komoditas yang berbeda sehingga mahasiswa dapat mempelajari berbagai kondisi budidaya sekaligus melakukan pengujian efektivitas produk perusahaan.
“Lokasinya tersebar di Garut, Cirebon, Indramayu, Subang, dan Karawang karena kami ditempatkan di lahan percobaan milik Advansia maupun lahan mitra petani. Selain itu, setiap daerah memiliki komoditas yang berbeda sehingga pengujian efikasi produk juga disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah,” ujarnya.
Selama pelaksanaan magang, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan lapangan, seperti uji efikasi pestisida, pengamatan pertumbuhan tanaman, penyuluhan kepada petani, hingga pengelolaan lahan demplot. Pengujian dilakukan pada sejumlah komoditas, yaitu padi, semangka, cabai, melon, dan bawang. Dalam pelaksanaannya, peserta akan didampingi oleh Commercial Executive dan Field Assistant dari PT Advansia Indotani agar proses pembelajaran berjalan secara optimal.
Sementara itu, Akmal, mahasiswa Agroteknologi angkatan 2023, menyampaikan bahwa program magang ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman bekerja secara langsung di sektor pertanian. “Fokus utama magangnya di bidang pertanian, terutama menjadi Field Assistant yang bertugas mengumpulkan data dari uji efikasi produk PT Advansia Indotani. Hampir seluruh kegiatannya dilakukan langsung di lapangan atau lahan pertanian,” ungkapnya.
Akmal berharap program magang ini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta, terutama dalam mengenal dunia kerja secara langsung dan memperoleh pengalaman yang berguna sebagai bekal di masa depan. Senada dengan itu, Alfredo berharap program kolaborasi antara Fakultas Pertanian Unpad dan PT Advansia Indotani dapat berjalan lancar serta terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman praktik pertanian berkelanjutan sekaligus menjembatani ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan dunia industri. Meski program magang belum dimulai, ia mengaku antusias untuk segera menjalani pembelajaran langsung di lapangan.
Melalui kolaborasi ini, Fakultas Pertanian Unpad dan PT Advansia Indotani berupaya menjembatani pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia industri. Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), dan SDG 17 (Partnership for the Goals), melalui penyelenggaraan pembelajaran berbasis praktik serta penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan sektor industri.






