Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Padjadjaran (Unpad) berhasil menerapkan solusi inovatif sebagai tindak lanjut dari upaya mengatasi krisis pakan ternak di daerah Tampomas. Kali ini, sasaran kegiatan adalah Kelompok Ternak Simpay Tampomas di Kabupaten Sumedang. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), mereka memperkenalkan teknologi hidroponik untuk memproduksi pakan ternak. Teknologi ini menjadi alternatif pengganti hijauan yang sulit diperoleh akibat kerusakan lahan pasca penambangan.

Penerapan sistem hidroponik memungkinkan peternak memproduksi pakan berkualitas tinggi secara mandiri. Pakan ini mampu meningkatkan kandungan nutrisi dan kesehatan kambing ternak. Dampaknya terlihat pada peningkatan kualitas susu sekaligus pendapatan peternak.

Kegiatan ini menjadi wujud implementasi nyata SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Unpad bersama mahasiswa tidak hanya melakukan transfer teknologi, tetapi juga membangun sinergi dengan masyarakat lokal. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pendekatan lintas sektor merupakan kunci terciptanya perubahan positif dan berkelanjutan di tingkat komunitas (rural engagement).

id_IDIndonesian