Sebanyak delapan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Faperta Unpad) berhasil meraih JASSO (Japan Student Services Organization) Scholarship for Student Exchange 2025 dan mengikuti program pertukaran di Yamagata University, Jepang, selama periode September 2025 hingga Agustus 2026. Program ini menjadi bagian strategis dalam memperkuat internasionalisasi mahasiswa melalui pengalaman akademik, riset, dan interaksi global secara langsung.
Selama program berlangsung, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai kegiatan riset di laboratorium unggulan. Di bidang biokimia tanaman, penelitian difokuskan pada metabolisme fenilpropanoid dan biosintesis lignin, termasuk eksplorasi senyawa fenolik pada tanaman akuatik dan darat untuk memahami adaptasi metabolik tanaman. Di bidang nutrisi tanaman dan ilmu tanah, mahasiswa mempelajari dinamika stok karbon pada berbagai sistem penggunaan lahan, termasuk analisis isotop stabil karbon dan nitrogen melalui kegiatan lapangan dan laboratorium.
Sementara itu, pada bidang ekologi pertanian di bawah bimbingan Associate Prof. Dr. Satoru Sato, mahasiswa mengembangkan riset berbasis pemanfaatan organisme dalam ekosistem pertanian, khususnya penggunaan Black Soldier Fly (BSF) untuk pengelolaan limbah, pertanian berkelanjutan, dan edukasi lingkungan. Kegiatan ini juga diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, seperti sekolah, peternakan, hingga institusi konservasi.
Selain aktivitas akademik, mahasiswa juga aktif dalam berbagai kegiatan internasional dan lintas budaya, seperti seminar ilmiah, presentasi riset, serta keterlibatan dalam komunitas global. Mahasiswa turut berperan sebagai duta budaya Indonesia, termasuk mengajar kelas komunikasi berbahasa Inggris dengan tema pertanian Indonesia, berpartisipasi dalam kegiatan edukasi di sekolah, serta mengikuti festival dan pameran internasional untuk memperkenalkan hasil riset dan budaya Indonesia.
Program ini juga memberikan pengalaman komprehensif melalui kegiatan pengabdian masyarakat, asistensi pengajaran, orientasi laboratorium, serta pembelajaran bahasa Jepang untuk memperkuat kemampuan komunikasi dan adaptasi budaya.
Partisipasi mahasiswa Faperta Unpad dalam program JASSO ini menunjukkan peningkatan akses terhadap mobilitas internasional berbasis riset berkelas dunia. Pengalaman ini tidak hanya memperkuat kompetensi akademik dan profesional mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter global, kepemimpinan, serta kontribusi nyata dalam pengembangan pertanian berkelanjutan.





