Salah satu mahasiswa Pasca Sarjana, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran Bernama Diyah Sri Utami, berpartisipasi sebagai Young Professional dari Indonesia dalam kegiatan Joint International Research Project (JIRP) yang merupakan bagian dari proyek Rural Youth Climate Action Movement (RYCAM). Program ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, dimulai dengan kegiatan riset di Jerman pada Juni–Juli 2024, kemudian dilanjutkan dengan penelitian lapangan di Indonesia pada Agustus–Oktober 2024 yang berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat, dan Toraja, Sulawesi Selatan.
Pada tahap awal di Jerman, tim multidisipliner yang difasilitasi oleh Centre for Rural Development (SLE), Humboldt-Universität zu Berlin menyusun kerangka penelitian mengenai net-zero farming berbasis agroekologi. Kegiatan yang dilakukan meliputi kajian literatur, analisis kebijakan sektor AFOLU dan Nationally Determined Contributions (NDC) Indonesia, serta pengembangan metode kalkulator emisi gas rumah kaca yang sesuai dengan konteks pertanian skala kecil.
Selanjutnya, pada tahap penelitian lapangan di Indonesia, tim melakukan berbagai kegiatan pengumpulan data seperti Focus Group Discussion (FGD), wawancara mendalam, dan diskusi dengan pakar serta pemangku kepentingan. Penelitian ini berfokus pada analisis kelayakan teknis dan ekonomi praktik pertanian menuju net-zero, dengan komoditas utama seperti padi hitam, cabai katokkon, bawang merah, dan cabai.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pertanian organik memiliki potensi besar dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, bahkan mencapai lebih dari 80–90% pada beberapa kasus, meskipun masih menghadapi tantangan terkait produktivitas dan akses pasar. Program ini juga menghasilkan berbagai luaran penting, termasuk laporan ilmiah bilingual, basis data potensi reduksi emisi, serta rekomendasi strategis untuk mendukung peran pemuda dalam transformasi menuju sistem pertanian rendah emisi.