Tiga perwakilan dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Faperta Unpad) berpartisipasi dalam 70th Annual Conference of the Australasian Agricultural and Resource Economics Society (AARES 2026) yang diselenggarakan di Adelaide, South Australia, pada 9–13 Februari 2026. Konferensi internasional ini merupakan forum ilmiah bergengsi di bidang sosial ekonomi pertanian dan sumber daya yang mempertemukan akademisi, peneliti, serta praktisi dari berbagai negara. Keikutsertaan delegasi Faperta Unpad menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik global sekaligus memperkuat kontribusi riset Indonesia di tingkat internasional. Melalui forum ini, para peneliti berkesempatan untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan mendiskusikan isu-isu strategis terkait pembangunan pertanian berkelanjutan.

Dalam konferensi tersebut, delegasi Faperta Unpad berkontribusi melalui sesi oral presentation serta kompetisi Three Minutes Thesis (3MT) dengan mengangkat topik-topik penelitian yang relevan dengan pembangunan pertanian, gender, dan pengelolaan sumber daya. Partisipasi ini menunjukkan kapasitas akademik Faperta Unpad dalam merespons isu global melalui pendekatan ilmiah yang kontekstual. Selain mempresentasikan hasil penelitian, para peserta juga mengikuti berbagai diskusi panel dan sesi ilmiah yang membahas dinamika ekonomi pertanian dan pengelolaan sumber daya di berbagai negara. Keterlibatan aktif ini memperkaya perspektif akademik sekaligus memperkuat posisi Unpad dalam jejaring riset internasional.

Adapun perwakilan Fakultas Pertanian Unpad yang berpartisipasi meliputi Sara Ratna Qanti, S.P., M.Sc., Ph.D. dengan topik Expectation and Realities of Women’s Participation in Household Decision-Making among Farming Families in West Java, Indonesia”; Dr. Nur Syamsiyah, S.P., M.P. dengan topik Risk Mitigation for Potato Production in Environmental Conservation in the Cisangkuy Sub-Watershed, Bandung Regency, West Java, Indonesia”; serta Maura Zhafira Putri, S.Tr.Agr., M.Agr. dengan topik Women’s Participation in Agricultural Land-Use Decision-Making in the Citarum Watershed, West Java, Indonesia”. Ketiga topik tersebut menyoroti keterkaitan antara pembangunan pertanian, aspek gender, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Presentasi ini mendapat respons positif dari peserta konferensi dan membuka peluang diskusi serta kolaborasi lanjutan. Kehadiran delegasi Faperta Unpad juga memperkenalkan konteks pertanian Indonesia dalam forum ilmiah global.

Partisipasi dalam AARES 2026 mencerminkan komitmen Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran untuk terus mendorong pengembangan riset yang berdampak dan berdaya saing internasional. Melalui keterlibatan dalam forum ilmiah global, hasil penelitian dosen dan alumni Faperta Unpad semakin dikenal serta berkontribusi dalam perumusan kebijakan dan pengembangan sektor pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat jejaring akademik di bidang ekonomi pertanian, pembangunan pedesaan, dan pengelolaan sumber daya alam. Ke depan, keterlibatan aktif dalam konferensi internasional diharapkan terus mendorong kolaborasi riset dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Kegiatan ini terkait dengan beberapa poin SDGs, seperti SDG 5: Kesetaraan Gender, SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 13: Aksi untuk Perubahan Iklim, dan SDG 15: Kehidupan di Darat. Dengan demikian, kontribusi dosen Fakultas Pertanian Unpad dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia

id_IDIndonesian