
Inisiatif strategis untuk mengembangkan sumber pangan alternatif di Indonesia diwujudkan dengan pendirian Padjadjaran Center for Sweet Potato Research and Innovation Excellence (PRAISE). Pusat riset ini lahir dari kolaborasi antara Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas dan Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai bentuk nyata komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Peletakan batu pertama pada 9 September 2025 turut dihadiri oleh Menteri PPN/Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita, serta Ellyus Achiruddin, alumni Fakultas Pertanian Unpad angkatan 1974 yang kini menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Triputra Utama Selaras. Dalam sambutannya, Prof. Rachmat menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah penting menuju diversifikasi pangan, mengingat Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan satu sumber karbohidrat utama. Turut Hadir pula Dosen Budidaya Fakultas Pertanian Unpad Prof. Agung Kurniawan yang juga sebagai ketua PRAISE Universitas Padjadjaran. Ubi jalar dipandang sebagai komoditas dengan potensi besar untuk menjadi alternatif karbohidrat yang sehat, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi tinggi.
Keterlibatan aktif Ellyus Achiruddin, alumni Fakultas Pertanian Unpad angkatan 1974, menegaskan peran strategis alumni dalam mendukung kemajuan almamater. Sebagai salah satu donatur, ia tidak hanya memberikan dukungan finansial yang signifikan, tetapi juga menaruh harapan besar agar pusat riset ini segera rampung dan menjadi pusat inovasi serta pengembangan ubi jalar berkelanjutan. Dukungan tersebut mencerminkan ikatan emosional yang kuat sekaligus komitmen nyata alumni untuk memberikan kembali kepada institusi yang telah membentuk perjalanan mereka. Kehadiran peran alumni seperti Ellyus membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, universitas, dan individu sukses mampu mendorong lahirnya terobosan besar bagi pembangunan bangsa.
PRAISE ditargetkan rampung pada Desember 2025 dan akan difungsikan sebagai laboratorium umum sekaligus kantor pengelola. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan, mulai dari riset dasar hingga perbanyakan stek ubi jalar berkualitas tinggi. Kehadirannya diharapkan menjadikan PRAISE sebagai pusat riset dan pertemuan ilmiah berkelas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Pembangunan PRAISE juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penyediaan infrastruktur riset modern yang mendorong lahirnya inovasi di sektor pertanian. Melalui riset yang dilakukan, diharapkan lahir varietas ubi jalar unggul dan teknik budidaya yang efisien, yang pada akhirnya akan mendukung ketahanan pangan serta pembangunan ekonomi berkelanjutan.


