
Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Faperta Unpad) menyelenggarakan kuliah umum yang menghadirkan Dr. Rieke Diah Pitaloka, M.Hum sebagai pembicara. Acara ini membahas tentang pentingnya pembangunan desa yang kuat dalam mencapai Indonesia yang berdaulat, adil, dan Makmur sesuai dengan tujuan Bersama yang tercantum dalam undang-undang.
Kuliah umum ini dipandu oleh Ibu Dr. Sara Ratna Qanti, SP., Ph.D., yang memfasilitasi diskusi interaktif antara pembicara dan peserta. Dr. Rieke Diah Pitaloka membahas tentang strategi dan kebijakan pembangunan desa yang berkelanjutan, serta peran masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan desa.
“Desa kuat adalah fondasi bagi Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Oleh karena itu, kita perlu memperkuat pembangunan desa melalui partisipasi aktif masyarakat dan kebijakan yang tepat sasaran dengan pendekatan digital, “Solusi Data Indonesia, Data Desa Presisi,” ujar Dr. Rieke Diah Pitaloka.
Kuliah umum ini dibuka dengan penampilan puisi yang epic oleh Prof.Ganjar mantan Rektor Unpad ke-10 dengan tema “Aku dan Indonesia”. Puisi ini seketika membuka mata para audience yang hadir di Bale Sawala Universitas Padjadjaran dan memberikan kesan yang mendalam. Rieke Diah Pitaloka juga membalas dengan puisi yang berjudul “Perempuan dan Karyanya untuk Indonseia”
Dalam materinya, mantan pemain sinetron Indonesia yang akrab disapa Oneng ini mengajak para audien untuk mengingat kembali apa saja tujuan negara, khususnya para mahasiswa dan akdemisi untuk terlibat aktif dalam membangun desa kuat melalui penelitian dengan pendekatan digital. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan data di pedesaan dapat akurat dalam pengambilan keputusan.
“Mari kita ingat kembali, dan perlu untuk digaungkan selalu. Bahwasanya Indonesia mempunyai tujuan negara yang sudah ditanamkan sejak jaman kemerdekaan, yang meliputi perlindungan segenap bangsa, kemajuan dalan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia. Dengan demikian, tujuan negara mencakup aspek perlindungan, kesejahteraan, Pendidikan, dan partisipasi global.” Imbuh politisi perempuan itu.


Kuliah umum ini tak hanya dihadiri oleh mahasiswa namun beberapa dosen juga ikut andil, mereka yang tertarik dengan isu pembangunan desa dan pembangunan berkelanjutan. Dengan adanya kuliah umum ini, Faperta berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pentingnya pembangunan desa yang kuat dan berkelanjutan, membangun kesadaran mahasiswa untuk ikut andil dalam masyarakat sekitar tentang peran aktif dalam pembangunan desa. *gg
Anggota DPR RI yang berperan penting dalam pengesahan UU tentang BPJS ini juga menambahkan, nantinya akan ada peningkatan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan desa yang berkelanjutan untuk membawa Indonesai yang adil dan berdaulat.


