Pelacakan Lulusan
Sistem pelacakan lulusan Program Studi Agribisnis, dilakukan secara terpusat oleh Universitas Padjadjaran. Sistem pelacakan lulusan meliputi beberapa proses sebagai berikut: 1) Organisasi Pelacakan, 2) Metodologi Pelacakan, 3) Instrumen Pelacakan, 4) Penilaian lulusan, 5) Proses Evaluasi Pelacakan dan terakhir 6) Pemanfaatan Hasil Pelacakan Lulusan oleh Program Studi. Hasil evaluasi selanjutnya ditampilkan pada laman CDC Universitas Padjadjaran dan laman website prodi Agribisnis, setelah seluruh data terkumpul. Sistem pelacakan lulusan Prodi Agribisnis tersebut selanjutnya akan kami paparkan sebagai berikut.
Pelaksanaan tracer study diorganisir oleh Pusat Pengembangan Karir/Career Development Centre Universitas Padjadjaran (PPK/CDC-Unpad) yang praktiknya mengacu pada dokumen SOP Universitas Padjadjaran dengan melibatkan pelaksana pimpinan Universitas, Fakultas, Departemen, dan Program Studi. PPK/CDC-Unpad didirikan sebagai wadah pengembangan kualitas sumber daya manusia untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai di dunia usaha maupun dunia industri. PPK/CDC Unpad memiliki tujuan utama yaitu menjadi mediator antar para pencari kerja dengan perusahaan/instansi/industri yang sedang membutuhkan tenaga kerja dengan para alumni unpad.
Dalam rangka optimasi sistem pelacakan lulusan, maka sistem yang telah ada di tingkat universitas dilanjutkan di tingkat fakultas dan tingkat prodi. SOP pusat diturunkan menjadi SOP Fakultas Pertanian Unpad yang aksesibilitas dan penerapannya lebih disesuaikan dengan kondisi Fakultas Pertanian. Dokumen tersebut juga tersedia di website prodi Agribisnis dan dapat diakses secara bebas.
Pelacakan alumni dilakukan pada saat acara dies natalis Faperta Unpad dan acara alumni lainnya. Selain itu, dilakukan juga penelusuran secara langsung melalui alumni aktif yang dijadikan nara hubung bagi rekan seangkatannya, untuk kemudian disebarkan secara snowball kepada jejaring alumni lainnya. Formulir pelacakan data lulusan dibagi dua, yaitu kuesioner untuk tracer study yg diisi oleh para alumni, dan kuesioner untuk user survey yang diisi oleh pengguna alumni (atasan di tempat kerja). Pengisian data alumni dapat diakses dengan cara log in pada website PPK/CDC-Unpad untuk tracer study. Sementara untuk kepuasan pengguna lulusan, para pengguna dapat mengisi formulir user survey secara langsung tanpa harus log in terlebih dahulu. Selain itu, formulir tracer study dan user survey dalam bentuk Google Form juga disebarluaskan melalui berbagai media sosial seperti email, dan whatsapp (grup maupun pribadi).
Waktu Tunggu Lulusan
Penilaian waktu tunggu lulusan berdasarkan masa tunggu seorang lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama dalam jangka waktu 5 (lima) tahun terakhir, yaitu mulai dari TS-4 sampai dengan TS-2. Data TS-2, TS-3 dan TS-4 adalah data kelulusan Program Studi Agribisnis pada tahun ajaran 2017-2018 (TS-4), tahun ajaran 2018-2019 (TS-3), dan tahun ajaran 2019-2020 (TS-2). Data tersebut diperoleh dari hasil pelacakan lulusan PS Agribisnis (Tabel 4). Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran link tracer study: (https://karier.unpad.ac.id/forms/site/login/alumni-2017-2021?pid=ts-dikti-2021) , yang dilakukan oleh pihak CDC Unpad, dengan bekerjasama dan berkoordinasi dengan pihak Fakultas Pertanian dan Program Studi Agribisnis.
Proses pengumpulan data tracer study oleh Program Studi Agribisnis, dilaksanakan mulai dari Januari – Juni tahun 2023. Berdasarkan hasil analisis data lulusan, diperoleh jumlah lulusan adalah sebanyak 355 orang, yaitu mereka yang lulus pada TS-4 hingga TS-2. Jumlah lulusan yang mengisi kuisioner pelacakan lulusan pada TS-4 hingga TS-2 tersebut adalah sebanyak 169 orang, atau 47,60 %. Berdasarkan waktu tunggu kerja, terlihat bahwa lulusan terlacak yang memiliki waktu tunggu kurang dari 6 bulan adalah sebanyak 93 orang, atau 55,02 %, lulusan yang memiliki waktu tunggu kerja antara 6-18 bulan adalah sebanyak 75 orang (44,38%), dan sisanya sebanyak 1 orang (0,6%) memiliki waktu tunggu lebih dari 18 bulan. Berdasarkan hasil tersebut, lulusan Program Studi Agribisnis sebagian besar mendapatkan pekerjaan atau memulai bisnis sendiri kurang dari 6 (enam) bulan, sehingga mereka tidak terlalu lama mencari pekerjaan.
Tabel Tunggu Lulusan Program Sarjana
Kesesuaian Bidang
Kesesuaian bidang kerja para lulusan, dengan mengacu pada Profil lulusan Program Studi Agribisnis, diperoleh 3(tiga) kriteria, yaitu rendah, sedang dan tinggi. Kriteria “rendah” dalam pengukuran ini adalah lulusan yang bekerja pada perusahaan/instansi yang tidak memiliki kesesuaian dengan bidang keilmuan dan juga profil lulusan dari Program Studi Agribisnis. Kriteria “sedang” dalam pengukuran ini adalah lulusan yang bekerja pada perusahaan /instansi yang dianggap cukup sesuai dengan bidang keilmuan dan profil lulusan Program Studi Agribisnis. Terakhir untuk kriteria “tinggi” dalam pengukuran ini adalah lulusan yang bekerja pada perusahaan/instansi yang dianggap sesuai dengan bidang keilmuan dan profil lulusan Program Studi Agribisnis. Rincian hasil perhitungan dapat dilihat pada tabel 5.
Berdasarkan tabel 5, kesesuaian bidang kerja dengan profil lulusan yang direncanakan dalam dokumen kurikulum berada pada kualifikasi “tinggi” dan “sedang”. Profil lulusan yang termasuk dalam kualifikasi “tinggi” adalah sebesar 63,9 %, kualifikasi “sedang” sebesar 27,8 % dan 8,3 % termasuk kualifikasi “rendah”. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa lulusan kerja Program Studi Agribisnis sudah sesuai dengan profil lulusan yang direncanakan. Kondisi ini juga memperlihatkan bahwa kualifikasi lulusan Program Studi Agribisnis telah sesuai dengan kebutuhan pengguna tenaga kerja.